Bisakah Diare Diatasi dengan Kayu Manis?

Gangguan pencernaan pernah dialami setiap orang. Dan masalah pencernaan klasik yang paling sering muncul adalah diare. Meski kerap diangap enteng, diare amat menyiksa. Coba bayangkan jika diare itu terjadi saat Anda terjebak dalam kemacetan. Dan, tak sedikit diare yang berujung pada dehidrasi. Kalau sudah begitu, untuk mendapatkan tubuh yang fit kembali dibutuhkan waktu yang lama.

Berdasarkan data informasi profil kesehatan Indonesia tahun 2017 dari Kemenkes RI, jumlah kasus diare seluruh Indonesia sekitar 7 juta. Ini merupakan salah satu masalah kesehatan di negeri ini. Dan ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus di usus besar. Jenis-jenis virus tersebut meliputi rotavirus, norwalk, cytomegalovirus, dan virus hepatitis. Tapi, selain itu, diare juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, parasit, alergi makanan, dan efek samping obat-obatan.

Ada dua jenis diare berdasarkan lama kejadiannya, yaitu akut dan kronis. Diare akut merupakan gejala diare yang muncul tiba-tiba dan berlangsung selama kurang-lebih 3 hari hingga seminggu. Bila digambarkan, seseorang yang awalnya sehat langsung kena diare setelah terpapar makanan atau kuman penyebab diare. Sedangkan diare kronis merupakan diare yang berlangsung lebih dari dua minggu, bahkan lebih dari satu bulan. Umumnya ini disebabkan oleh infeksi pencernaan jangka panjang atau masalah medis tertentu, seperti peradangan. Ini dianggap penyakit serius, terutama bagi yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah.

Lalu, apa yang mesti dilakukan untuk memelihara pencernaan? Pertama, menjaga pola makan. Kedua, tetap melakukan olahraga meski sibuk. Ketiga, merutinkan diri minum minuman kesehatan yang dapat memelihara pencernaan. Misalnya, minuman herbal berbahan dasar kayu manis.

Mengapa harus kayu manis? Begini! Kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu tubuh mengontrol gerakan usus dan tidak mengiritasi lapisannya, sehingga mampu menenangkan perut. Kayu manis juga merupakan karminatif, yang dapat meringankan gas usus, dan secara tradisional telah digunakan untuk mengobati penderita diare. Sedangkan kandungan kalsium dan serat kayu manis dapat membantu penghilangan garam pada tubuh dan pencegahan kanker usus.

Saat ini, di pasaran telah tersedia minuman kesehatan berbahan kayu manis. Namanya Gentong Mas. Bahkan, minuman ini juga terbuat dari rempah pilihan lain yaitu kapulaga, habbatussauda, pala, bunga lawang, cengkih, cabai jawa, adas manis, dan gula aren. Meski sebagian rempah itu pedas, pengalaman konsumen menunjukkan bahwa minuman ini tak menimbulkan sakit mag dan menunjukkan bahwa minuman ini efektif dalam memerangi diare. Tak hanya itu. Selain untuk memelihara pencernaan, minuman ini juga berfungsi untuk mencegah hipertensi, kolesterol, osteoporosis, rematik, dan penuaan dini.

Leave a Reply